Sadar Diri Itu Penting
Seseorang yang tebiasa hidup sederhana bahkan kekurangan terkadang lebih punya empati di banding yang hidupnya serba berkecukupan,bagaimana tidak mental nya langsung di gembleng pada kenyataan yang ada,sebuah masalah dalam hidupnya membuatnya belajar mengambil pelajaran dan respon diri dalam bersikap,tetapi banyak yang dari kalangan orang miskin atau sederhana yang juga hilang empati semua karena perbedaan keadaan dan masalah yang di hadapin,beda pemikiran beda pula respon nya.Orang kaya sombong itu wajar dan biasa tetapi orang miskin sombong ini luar biasa,aneh tapi nyata miskin tapi sok kaya,gaya hidup hedon sudah gaya elit ekonomi syulittt terlalu memaksakan diri untuk bergaya dalam hidup,semua hanya karena ingin di pandang orang dihargai orang,realitanya banyak sekali yang terjerat hutang demi memenuhi gaya hidup nya yang hedon,gengsi nya terlalu tinggi,gaya nya selangit bak kaum sosialita,padahal untuk kaum mendang mending mah itu mending sama mereka buat untuk kebutuhan hidup nya,sungguh kesenjangan sosial yang nampak sekali,realita yang ada memang demikian ya,yang kaya malah terlihat sederhana yang miskin malah sok kaya,dunia sedang tidak baik-baik saja kacau penduduk nya, banyak huru hara yang terjadi,banyak kejahatan dimana-mana ya kasus pembunuhan,perampokan,perselingkuhan,penipuan dan masih banyak lagi.Semakin maju zaman semakin terlihat manusia nya pada krisis adab miris sekali.Seperti kisah seorang anak yang terlahir dari keluarga kaya raya bernama Raisha dan seorang anak yang terlahir dari keluarga sederhana bernama Aisyah keduany bdrtolak belakang secara kepribadian, dimana-mana yang kaya itu yang biasanya identik banyak tingkah, bergaya,suka pamer,hobi shoping,sombong dan lainnya tapi ada yang juga kebalikan nya dermawan,rendah hati,low profile persis kepribadian yang di miliki gadis bernama Raisha yang berusia 24 tahun,hampir semua orang tak tahu jika dia anak orang kaya raya kecuali orang-orang terdekat nya dan kalangan orang-orang kaya seperti pengusaha dan lainnya,karena pasti anak-anak seorang pengusaha biasanya suka dikenalkan satu sama lainnya atau saling berteman dengan sendiri nya.Hidup bergelimang harta tak membuat Raisha sombong dan berpangku tangan bahkan dia sangat mandiri dan tak mau menyusahkan oranglain meski sekedar meminta bantuan para ART dirumah nya,asal dia mampu dan mau dia bisa kerjakan sendiri,dia juga bekerja di kantor property bagian pemasaran produk, Padahal dia tak bekerja pun harta sampai 7 turunan pun tak akan habis,tetapi karena sifat nya yang low profile membuat nya tak ingin di kenal sebagai orang kaya agar dia bisa bebas berteman dengan siapa saja dan agar dia tahu mana yang beneran tulus berteman dengannya atau sekedar hanya di manfaatkan saja.Setiap hari dia bekerja pun tak membawa mobil dia naik angkot atau bawa montor,orang tua Raisha memang selalu mengedepankan adab dan akhlaq ibu nya Raisha bernama Alesha dia tidak pernah mau anak nya di asuh oleh Baby sister dia mau sendiri yang mendidik anak nya agar sesuai apa yang dia mau agar terbentuk karakter yang bagus,Alesha dan suaminya Arshel meski sibuk dengan bisnisny tetap selalu ada untuk anaknya,apa lagi Raisha sudah tumbuh jadi gadis yang mandiri ibu nya merasa bangga karena Raisha menjadi dirinya sendiri yang tak pernah mau di bilang dirinya anak orang kaya,di saat yang lainnya sibuk membanggakan orang tuanya yang kaya raya dia justru malah memprivasi keluarga nya agar tak ada yang tahu menahu,dia tak mau orang lain mengistimewakan dirinya hanya karena memandang orang tuanya dia tidak mau menciptakan kesenjangan sosial di antara orang-orang.Di kantor Raisha terkenal sangat ramah semua nya segan dengan dirinya padahal dia sudah tampil sesederhana mungkin tetapi memang terlihat aura nya mahal dan terlihat higt value sekali,bahkan bos nya juga segen dengan dia,Raisha memang sangat cerdas apalagi masalah pelayanan customer semua mengakui kinerja nya dalam menarik minat beli maupun bekerjasama dengan perusahaan tempat dia bekerja,dia jika suka berbagi ke teman-teman kerja nya saat dia mendapat bonus penjualan atau lainnya,bahkan Raisha diam-diam menjadi donatur tetap di beberapa panti asuhan,sekolah,pondok,dan lembaga yang bergerak di bidang bantuan sosial yang tentu saja tak ada orang lain yang tahu kecuali asisten pribadi nya.Orang tua Raisha bekerja bolak balik luar negeri sibuk dengan bisnisnya tetapi tetap Raisha tak ingin ikut andil,dia mau belajar bisnis sendiri agar kelak menerus kan bisnis orang tuanya dia sudah mahir.Kehidupan yang di dambakan banyak manusia pada umum nya,berbanding terbalik dengan kehidupan Aisha yang jauh dari kata kaya tapi gaya nya elit semua orang bakal tertipu dengan nya,pasti dia akan disangka anak orang Kaya,Aisha berusia 24 tahun hidup bersama ibunya yang seorang ART di kampung nya dan juga buruh cuci gosok,mereka berdua tinggal di bedengan kontrakan kecil bapak nya pergi meninggalkan nya setelah ketahuan menikah lagi,ibu nya bernama Airin sosok wanita kuat yang mampu bertahan membesarkan anak nya tanpa bantuan dari keluarga,dulu mereka hidup berkecukupan tetapi semenjak mantan suaminya ketahuan menikah lagi dia tak kuat dan tak sanggup di madu akhirnya dia di ceraikan tanpa ada di kasih harta Gono gini,hidupnya hancur sebatang kara hanya Aisha lah penguat nya namun Aisha yang tumbuh jadi sosok gadis yang manja semua yang dia mau di turutin hingga membentuk karakter yang manja tapi tak sadar diri,bapaknya terlalu memanjakan nya karena keadaan ekomoni nya berkecukupan tetapi sekarang beda jauh seharusnya Aisha bisa lebih mengerti kondisi kehidupannya,imbas nya ke Airin dia sedih dia merasa gagal mendidik,gaya anaknya selangit kaya sultan,nasehat demi nasehat sudah di lakukan tetapi tak mampu buat Aisha sadar diri,hidup nya yang jauh dari kata cukup tak membuat dia sadar justru semakin menggila ingin di pandang orang kaya,circle pertemanannya aja udah mengerikan karena kebanyakan anak-anak dari kaum sosialita hobi nya nya shopping sedang dia memaksakan diri harus punya dan ada uang nya dia tak perduli dari mana dia dapat kan uang itu,dia mau teman-temannya tak merendahkannya,dia mau di pandang orang kaya,Airin rasanya sudah berputus asa dia tak sanggup buat memberikan uang dengan jumlah banyak apalagi jika sampai 30 juta hanya untuk membeli tas branded paling Airin jadi banyak hutang di mana -mana aset dah di jualin semua,Aisha sudah kelewatan sekali dia tak kasihan ibu nya jadi bahan olok olokan tetangga,ibunya hanya bisa menangis dalam diam dan banyakin berdoa semoga ada jalan keluarnya.Kerjaan dia hanya nongki belanja habisin duit tanpa mikir bisa makan besok hari nya,dia tak mau kuliah tak mau cari kerja cuma bisa enak enakan hidup nya,untungnya memang Aisha body nya speak bidadari alias cantik jelita kulit nya mulus putih bak porcelin,tinggi badannya kaya model,langsing macam gitar spanyol,semua mata melihat akan terkagum-kagum dengan kecantikannya,wajar dia ingin terlihat kaya karena merasa dia pantes untuk di banggakan,bisa saja orang malah tertipu di kira kaya beneran melihat fisik semata.Raisha selalu dengan kesibukannya jarang keluar rumah kecuali kerja,hari libur pun tetap bekerja dari rumah,orang tua nya juga jarang di rumah kecuali weekend.Kebetulan weekend itu Raisha ada janji temu dengan klien nya di sebuah pusat perbelanjaan mall,dia di temani selalu sang asisten dan 1 bodyguard cewek yang menjaga nya,betepatan dengan itu juga Aisha pergi ke mall bersama teman Genk nya dia habis meminta uang 5 juta ke buat dia jajan bersama teman nya,dia tak peduli ibunya kesusahan mencari uang 5 juta dan dia dpat kan hrus casbon dengan bos kerjanya,Aisyah tak pernah di marahin sama ibunya justru kebalikannya dia lah yang suka memarahi ibunya.Tepat disebuah resto ternama di salah satu mall Raisha tak sengaja menabrak Aisha yang dia sedang mencari teman-teman nya,alhasil Aisha hampir terjatuh kalau tidak dia cepat mengendalikan posisi nya,Raisha dengan cepat membantu Aisha dia meminta maaf atas keteledoran nya yang terburu-buru,Aisha marah-marah berlagak kaya orang kaya di tambah pemerasan yang dia lakukan,tak takut dan tak tau malu dia berani minta ganti rugi atas ketidaksengajaan tersebut,Aisha marah dan mengatai-ngatai Raisha dengan berkata “kampungan dan miskin “,lalu dia dengan cepat meminta 20juta sebagai kata maaf,tak pakai drama Raisha setuju dan segera memberikan uang 20juta cash,mata Aisha terbelalak melihat banyak nya uang yang niat awalnya itu hanya bercanda dan ngetes,Aisha tercengang dan bengong bagai petir betapa dia heran uang 20 juta bagai uang 5000 untuk gadis itu,Aisha sejenak kagum dengan Raisha yang nampak pembawaan diri yang anggun, elegan,smart ,yang pasti ber aura mahal,dia memberanikan bertanya tegur sapa dan meminta no hp untuk lanjut berteman di antara kedua nya,dengan senang hati Raisha memberikan no hp nya,asistennya sampai sedikit kaget tak pernah sebelum nya no bosnya itu di kasihkan sembarang orang tapi apa justru kali ini di berikan no peribadinya lagi ,mau protes dan heran tapi tak bisa berbuat banyak.Raisha akhirnya bertemu klien tepat waktu dan Aisha juga menemukan teman-temannya yang baru pada datang sari persatu pantas dia mencari kemana-mana tak ada satu pun temannya.Rupanya mereka di pertemukan kembali di sebuah resto di dalam mall tersebut,Aisha paham dengan Raisha yang menabraknya tadi,dia memperhatikan apa yang di lakukan Raisha,sejenak kekaguman terbesit dalam diri nya dia ingin menjadi seperti Raisha,dia menghayal Jika dia mandiri secara finansial pasti lebih seru dia tidak lagi malu dengan temannya juga tak lagi merepotkan ibunya, terbesit rasa menyesal dan bersalah selama ini bergaya hedon agar terlihat orang kaya nyatanya kebalikannya,justru orang yang kaya beneran malah low profile,dia merasa malu dengan dirinya sendiri,teman circle nya bercerita sosok Raisha adalah sosok yang banyak di segani karena kepribadiannya,Aisha semakin bertambah kekagumannya,dia berencana akan berteman baik dan mencoba mendekati nya siapa tahu membawa dampak positif untuk perubahan dalam dirinya.1 bulan kemudian Aisha sering bertukar kabar berbagi cerita dan keluh kesah serta dia meminta maaf karena sudah berlaku kurang ajar dengan meminta uang pengganti,dan sekarang itu uang nya dia kasih kan ke ibunya untuk melunasi hutang nya dan sisanya di buat modal usaha ibunya,dia berterima kasih sekali bantuan dari Raisha sangat bermanfaat dan sedikit demi sedikit dia berubah tidak hedon,bahkan ibunya pun sampai terheran-heran begitu drastis perubahannya,Raisha mengundang ibu dan Aisha ke rumah nya untuk bertemu,kebetulan ada orang tuanya juga pulang dari luar negeri,mereka semua saling bertegur sapa saling berkenalan saling mengobrol sambil makan bersama, Alesha merasa cocok dengan Airin dia ingin membuatkan usaha untuk Airin atau bekerja di salah satu butik nya,dan itu semua di luar prediksi semua orang terkecuali Raisha yang sudah paham ibunya memang baik hati,Aisha tercengang dia bagai mimpi Ibunya di modalin usaha atau boleh kerja di butik nya…lalu Raisha menawari Aisha tinggal dirumah nya untuk menemani dirinya saat orang tua nya ke luar negeri,dan semua nya serempak setuju, alhasil mereka tidak bisa menolak kebaikan dan seminggu kemudian mereka sudah resmi menjadi bagian di keluarga Raisha seluruh karyawannya di beritahu kan harus hormat dengan ibu Airin dan Alsha sebagaimana mereka menghormati keluarga Alhamdulillah kehidupan meraka berubah menjadi lebih baik terutama Airin dan Aisha,Aisha menjadi model BA di perusahaan Raisha,dan kini Raisha ambil alih kepemimpinan semua bisnis keluarga nya dengan di pantau ayah nya.. 2 tahun kemudian orang tua Raisha menetap di luar negri untuk mengurus dan fokus di bisnisnya,mereka menitip kan Raisha kepada Airin mereka percaya Airin akan amanah,karena ternyata ibunya Alesha dan ibunya Airin berteman sangat baik bestian..sedang Aisha fokus mengejar karir nya sebagai model banyak tawaran dimana-mana.Alhamdulillah semuanya hidup bahagia senantiasa damai dan sejahtera.