Postingan

Rangga: Dari Gerobak Somay Menuju Jalan Kebaikan

Kisah Anak Durhaka Bernama Rina: Ibu Buruh Cuci yang Disakiti Demi Gaya Hidup Palsu

Gambar
“Perjuangan seorang ibu buruh cuci dan penyesalan seorang anak yang terlalu mengejar gengsi.” Opening Kisah Kadang yang paling menyakitkan bukanlah kemiskinan. Tapi rasa malu memiliki ibu yang miskin. Rina tak pernah merasa dirinya anak yang jahat. Ia hanya ingin dihargai. Ia hanya ingin dianggap setara dengan teman-temannya. Ia ingin dipanggil, diajak duduk satu meja, difoto bersama, dipuji karena penampilannya. Namun tanpa ia sadari, keinginannya untuk terlihat “cukup” di mata orang lain justru membuatnya lupa pada satu hal yang paling penting — ibu yang berjuang mati-matian agar ia tetap bisa berdiri tegak di sekolahnya. Di sebuah rumah kecil berdinding papan, seorang ibu bangun sebelum matahari terbit. Tangannya yang kasar oleh sabun dan deterjen tak pernah berhenti bekerja. Punggungnya sering nyeri. Lututnya sering gemetar. Tapi ia tetap tersenyum setiap kali Rina meminta sesuatu. Ia tak pernah bertanya, “Perlukah?” Ia hanya berpikir, “Bagaimana caranya agar bisa?” Sem...

Kisah Inspiratif Pejuang Es Cendol: Perjuangan Seorang Ayah Mengantarkan Anaknya Menjadi Dokter

Gambar
Perjalanan penuh liku Bapak Aziz, dari jualan es cendol keliling hingga membangun rumah makan demi mewujudkan cita-cita anaknya menjadi dokter. Opening Kisah Tidak semua perjuangan lahir di gedung tinggi atau ruang ber-AC. Sebagian justru tumbuh di bawah terik matahari, di pinggir jalan yang berdebu, di balik gerobak sederhana dengan roda yang sering macet. Setiap pagi, sebelum kebanyakan orang memulai harinya, seorang lelaki bernama Aziz sudah mendorong gerobak es cendolnya perlahan. Tangannya kasar, bajunya basah oleh keringat, dan langkahnya berat—bukan karena lelah, tapi karena beban hidup yang ia pikul sendirian. Ia bukan pengusaha besar. Bukan pula lulusan perguruan tinggi. Ia hanya seorang ayah dengan satu tekad yang tidak pernah berubah: Anaknya harus hidup lebih baik darinya. Hari-hari Aziz dipenuhi oleh angka-angka kecil—harga gula yang naik, santan yang makin mahal, dan omzet yang sering kali hanya numpang lewat. Namun di balik gelas-gelas es cendol yang ia jual,...