Kisah Anak Durhaka Bernama Rina: Ibu Buruh Cuci yang Disakiti Demi Gaya Hidup Palsu
“Perjuangan seorang ibu buruh cuci dan penyesalan seorang anak yang terlalu mengejar gengsi.” Opening Kisah Kadang yang paling menyakitkan bukanlah kemiskinan. Tapi rasa malu memiliki ibu yang miskin. Rina tak pernah merasa dirinya anak yang jahat. Ia hanya ingin dihargai. Ia hanya ingin dianggap setara dengan teman-temannya. Ia ingin dipanggil, diajak duduk satu meja, difoto bersama, dipuji karena penampilannya. Namun tanpa ia sadari, keinginannya untuk terlihat “cukup” di mata orang lain justru membuatnya lupa pada satu hal yang paling penting — ibu yang berjuang mati-matian agar ia tetap bisa berdiri tegak di sekolahnya. Di sebuah rumah kecil berdinding papan, seorang ibu bangun sebelum matahari terbit. Tangannya yang kasar oleh sabun dan deterjen tak pernah berhenti bekerja. Punggungnya sering nyeri. Lututnya sering gemetar. Tapi ia tetap tersenyum setiap kali Rina meminta sesuatu. Ia tak pernah bertanya, “Perlukah?” Ia hanya berpikir, “Bagaimana caranya agar bisa?” Sem...