Dari Hutang ke Empat Gerobak: Kisah Inspiratif Aris Bangkit dari Keterpurukan
Perjalanan seorang ayah yang hampir kehilangan segalanya, hingga menemukan harapan dari satu gerobak kecil Opening Kisah Tidak ada seorang pun yang menikah dengan rencana untuk gagal. Sebagian besar orang memulai hidup dengan harapan yang sederhana: bekerja dengan jujur, membangun keluarga, dan melihat anak-anak tumbuh dengan bahagia. Begitu juga dengan Aris. Ia bukan orang kaya, dan ia juga bukan orang yang memiliki banyak kelebihan. Aris hanyalah seorang pria biasa yang bekerja di sebuah pabrik kecil di pinggiran kota. Setiap pagi ia bangun sebelum matahari terbit, mengenakan seragam kerjanya, lalu berangkat dengan motor tuanya menuju tempat kerja. Gajinya memang tidak besar. Tapi bagi Aris, itu sudah cukup. Cukup untuk membayar kebutuhan rumah. Cukup untuk membeli beras. Cukup untuk memastikan anak-anaknya tidak tidur dalam keadaan lapar. Di rumah, ada Sari yang selalu menunggunya pulang. Ada dua anak kecil yang hampir setiap sore berlari ke depan pintu ketik...