Kisah Revan: Pemuda Yatim Piatu yang Terlilit Hutang Keluarga hingga Nyaris Bunuh Diri
Perjalanan Sunyi Seorang Pemuda Menanggung Hutang Bukan Miliknya, Dijauhi Keluarga, dan Bertahan di Titik Terendah Hidup Malam itu, Revan duduk sendirian di sudut kamar sempit yang bahkan tak pantas disebut rumah. Lampu redup menggantung lelah di langit-langit, seolah ikut menyerah bersama pikirannya. Di tangannya bukan pisau, bukan tali—melainkan tagihan demi tagihan yang tak pernah ia buat, namun harus ia tanggung. Angka-angka di kertas itu tidak hanya menggerogoti dompetnya, tapi perlahan menggerus kewarasannya. Usianya baru dua puluh lima tahun. Usia di mana sebagian orang sibuk mengejar mimpi, membangun masa depan, atau setidaknya masih punya tempat pulang. Tapi Revan tidak punya itu semua. Ia yatim piatu. Dan setelah orang tuanya pergi, yang tersisa bukan pelukan keluarga—melainkan hutang atas nama orang tuanya, hutang yang dibuat oleh saudara-saudara sendiri, lalu ditinggalkan begitu saja seolah hidup Revan tidak pernah berarti. Tidak ada yang datang ketika ia m...