Postingan

Rangga: Dari Gerobak Somay Menuju Jalan Kebaikan

Kisah Nyata Perjuangan Mental Ibu Dua Anak yang Nyaris Jadi ODGJ Akibat Omongan Orang

Gambar
“ Ketika tekanan sosial dan kata-kata orang lain perlahan menghancurkan kewarasan seorang ibu, hingga ia harus berjuang menyelamatkan dirinya sendiri demi anak-anaknya. ” Tidak semua orang yang hampir kehilangan kewarasannya terlihat gila. Sebagian justru tampak sangat “normal”. Mereka tetap bangun pagi. Tetap memasak. Tetap mengantar anak ke sekolah. Tetap tersenyum ketika bertemu orang lain. Padahal di dalam kepalanya, ada suara-suara yang tak pernah berhenti menghakimi. Suara yang bukan berasal dari dirinya sendiri— melainkan dari omongan orang lain yang terlalu lama ia dengarkan dan terlalu dalam ia simpan. Kisah ini bukan tentang perempuan lemah. Ini tentang seorang ibu yang terlalu lama kuat. Tentang bagaimana kata-kata yang dianggap sepele oleh banyak orang, perlahan berubah menjadi racun. Tentang bagaimana tekanan sosial, penilaian, dan perbandingan hidup bisa menggerogoti mental seseorang tanpa disadari. Dan tentang bagaimana seorang ibu nyaris kehilangan dirinya s...

Kisah Warni: Ditinggalkan Suami Tanpa Alasan, Bangkit Jadi Pengusaha Sukses Demi Anaknya

Gambar
Perjalanan Seorang Ibu yang Diremehkan karena Kemiskinan, Bertahan dalam Penantian, dan Bangkit Demi Harga Diri serta Anaknya Opening – Kisah Warni Tidak semua perempuan bermimpi menjadi kaya. Sebagian hanya ingin hidup tenang, dicintai, dan dihargai tanpa harus membuktikan apa pun. Namun bagi sebagian perempuan lain, hidup tidak memberi pilihan itu. Ada yang dipaksa menjadi kuat bukan karena ambisi, tetapi karena direndahkan. Ada yang harus bangkit bukan untuk membalas, melainkan untuk melindungi anaknya. Warni adalah salah satunya. Ia tidak pernah bercita-cita menjadi pengusaha. Ia hanya seorang gadis desa yang menikah dengan cinta dan kepercayaan penuh. Namun pernikahannya runtuh bukan karena perselingkuhan, bukan pula karena pertengkaran, melainkan karena satu alasan yang sering disangkal orang: ia dianggap tidak sederajat karena miskin. Lima tahun lamanya Warni menunggu tanpa kejelasan. Tanpa penjelasan. Tanpa kepastian apakah ia masih seorang istri atau hanya bayangan...