“Kisah Ibu yang Bangkit dari Kekurangan: Dari Tak Mampu Servis Sepeda Anak hingga Sukses Jualan Kue Tradisional”
Sebuah kisah tentang air mata, keteguhan hati, dan perjuangan seorang ibu yang memilih bangkit demi senyum anak-anaknya Opening Kisah Tidak semua tangis seorang ibu terdengar keras. Sebagian justru jatuh diam-diam, terserap lantai dapur, atau larut bersama doa yang tak pernah selesai. Ada ibu yang menangis bukan karena ia tak punya apa-apa, melainkan karena ia merasa tak mampu memberi kebahagiaan kecil kepada anaknya. Kemiskinan, bagi sebagian orang, hanyalah soal angka. Namun bagi seorang ibu, kemiskinan adalah perasaan sesak setiap kali anak bertanya, “Ibu, bisa nggak…?” Lalu hati harus memilih: menjawab dengan harapan, atau menelan perih karena belum mampu. Kisah ini bukan tentang ibu yang sempurna. Bukan pula tentang keluarga yang tiba-tiba kaya. Ini adalah kisah tentang seorang ibu biasa, yang hidup dalam keterbatasan, yang suaminya sudah berusaha sekuat tenaga, namun hidup tetap saja terasa berat. Di tengah rumah sederhana, doa-doa panjang, dan kebutuhan yang tak pern...