Runtuh,Tali Tidak Pernah Kalah
Runtuh, Tapi Tidak Pernah Kalah Di sebuah kota kecil bernama Naruangin, di pinggiran jalan pasar malam, berdirilah sebuah gerobak martabak sederhana. Di sinilah seorang pria bernama Rizal menaruh seluruh harapan dan masa depannya. Rizal bukan berasal dari keluarga berada. Sejak kecil ia sudah terbiasa bekerja keras demi bertahan hidup. Ayahnya meninggal saat ia masih duduk di kelas 5 SD karena kecelakaan kerja di proyek bangunan. Sejak itu, hidup Rizal dan ibunya berubah drastis. Ibunya bekerja sebagai buruh cuci baju dari rumah ke rumah. Terkadang, dalam sehari hanya ada satu rumah yang mau memakai jasanya. Rizal tumbuh dalam kondisi serba kekurangan, namun itu tidak membuatnya menyerah. Justru, ia semakin ingin sukses agar suatu hari keluarganya tidak perlu lagi hidup hanya untuk bertahan. Ketika remaja, ia bekerja serabutan mulai dari membantu bengkel, membawa barang di pasar, hingga menjadi pelayan warung. Rizal bukan orang yang banyak bicara, tapi ia tekun, sabar, dan punya mimpi....