Bapak Penjaga Kebun dan Putri Kebanggaannya
Bapak Penjaga Kebun dan Putri Kebanggaannya Di sebuah desa kecil yang tampak sederhana, tepat di kaki bukit dengan hamparan hijau perkebunan yang luas, hiduplah seorang pria bernama Pak Darto. Tidak ada yang istimewa dari penampilannya menurut pandangan orang luar. Tubuhnya kurus, kulitnya legam, rambutnya memutih lebih cepat dari usia yang sudah memasuki akhir 40 tahun. Sesekali ketika berjalan, langkahnya terlihat berat karena lelah bekerja seharian mengurus kebun yang bukan miliknya. Meskipun begitu, di balik kulit yang terbakar matahari itu tersimpan hati penuh cinta dan keteguhan luar biasa. Pak Darto sudah bekerja sebagai penjaga kebun sejak dua puluh tahun lalu. Ia tinggal di sebuah rumah sederhana dari papan kayu yang sudah mulai miring, dengan atap seng yang sering bocor saat hujan turun. Rumah itu terletak tak jauh dari kebun besar milik seorang pengusaha kaya kota yang hanya sesekali datang meninjau. Pak Darto tidak hidup sendiri. Ia tinggal bersama putri semata wayangnya be...