Kisah Inspiratif Kakak Beradik Berebut Warisan: Luka Lama yang Memisahkan Widia dan Sintia
Ketika rasa dibandingkan, hasad yang terpendam, dan kesalahpahaman masa kecil berubah menjadi konflik warisan yang memisahkan dua saudara kandung hingga nyaris tak saling mengenal. Tidak ada yang menyangka, rumah yang dulu penuh tawa itu akhirnya menjadi saksi bisu perpecahan. Di beranda rumah sederhana itulah Widia dan Sintia pernah duduk berdampingan, berbagi sepotong gorengan terakhir tanpa saling berebut. Di ruang tamu yang sempit itu pula mereka pernah tertawa sampai ibu menegur karena terlalu berisik. Dan di kamar kecil dengan dinding bercat pucat, mereka pernah berjanji akan selalu bersama—apa pun yang terjadi. Namun waktu, diam-diam, menyimpan sesuatu yang tak pernah mereka bicarakan. Rasa dibandingkan. Rasa kurang diperhatikan. Dan luka kecil yang dibiarkan tumbuh tanpa pernah disembuhkan. Widia, sang kakak, tumbuh dengan tanggung jawab yang tak pernah ia minta. Sintia, sang adik, tumbuh dengan perasaan yang tak pernah benar-benar ia ungkapkan. Tak ada kebencian di...